Review Novel Elantris - The Cursed of The Holy City
Hai gaes ada yang pernah denger tentang novel Elantris? Novel ini novel terjemahan bergenre fantasi. Dikarang oleh Brandon Sanderson. Novel ini udah jadi best seller versi New York Times loh. Novel ini emang udah lama terbit ya. Mimin juga udah lama sih bacanya. Cuma baru sekarang aja pengen share tentang novel ini.
Novelnya yang kek mana sih? Nih cover novelnya..
Yak itu dia novelnya. Dari covernya udah keliatan ya kalo ada unsur2 magis dan fantasi. Menggambarkan 4 elemen yang menjadi satu di tengahnya. Yaa tapi kalo menurutku sih kurang menggambarkan novel fantasi karna gambar gunungnya seperti di dunia nyata.
Keterangan bukunya..
Judul : Elantris: The Curse Of The Holy City
No. ISBN : 9789794338544
Penulis : Brandon Sanderson
Penerbit : Mizan Fantasi
Tanggal terbit : April 2015
Jumlah Halaman : 548
Berat Buku : 500 gr
Jenis Cover : Soft Cover
Dimensi : Ukuran kertas B5 (lebih kecil dari A4, lebih besar dari A5)
Kategori : Fantasi
Text : Bahasa
Indonesia
Garis besar cerita...
Jadi novel ini menceritakan suatu negeri bernama Arelon yang memiliki pusat Elantris. Elantris adalah kota yang sangat indah dan bercahaya. Orang-orang yang tinggal di Elantris ini adalah orang-orang khusus saja. Orang-orang tersebut harus terkena Shaod (semacam sihir) yang akan mengubah mereka menjadi makhluk abadi dan berkekuatan. Namun,10 tahun yang lalu tiba-tiba berubah.Sihir Shaod seakan tidak berfungsi lagi. Elantris menjadi kota yang kumuh, kotor dan penduduknya berubah menjadi penyakitan. Penduduk elantris bahkan tidak dapat mendapatkan makanan yang kemudian mendorong penduduknya untuk berbuat anarkis untuk mendapatkan makanan.
Walaupun sihir Shaod tidak lagi berfungsi dengan baik, namun Shaod masih dapat menimpa siapapun di Arelon. Raoden, anak dari raja Arelon terkena "kutukan" Shaod yang mengharuskan dia untuk dibuang ke Elantris. Raoden yang sebelumnya akan menikahi Putri Sarene dari Teod dinyatakan meninggal. Raoden yang tiba di Elantris langsung menjadi incaran bagi penghuni Elantris lainnya karena orang yang baru masuk Elantris biasanya membawa bekal makanan. Namun, di Elantris ia bertemu dengan seseorang dan membuat kelompoknya sendiri. Kelompok tersebut berhasil menguasai Elantris dengan metode pendekatan yang baik dari Raoden dan diberi pekerjaan sehingga anggota kelompok tersebut mampu menahan lapar dan persediaan makanan terjaga dengan baik untuk waktu yang akan datang.
Kaum Fjordell, menganut keimanan yang berbeda dan bertolak belakang dengan Teod maupun Arelon. Mereka percaya bahwa keimanan yang salah itu yang kemudian menyebabkan Elantris hancur dan terpuruk. Fjordell ingin menghancurkan Elantris serta membunuh penduduknya. Kaum ini juga ingin menguasai seluruh dunia agar mengikuti keimanan yang mereka percayai dengan menggunakan Elantris sebagai buktinya. Kaum ini adalah kaum yang kasar, sehingga dalam menaklukkan negara lain harus ada pertumpahan darah.
Di Elantris, Raoden berusaha mempelajari Shaod. Pada akhirnya dia menyadari sebenarnya yang ditulis dalam mantra Shaod adalah gambar geografis dari negaranya. Mantra Shaod tidak lagi bekerja karena terjadi gempa pada 10 tahun yang lalu yang secara tidak langsung mengubah geografis dari Arelon. Raoden terus mencari pola gambar yang tepat karena perubahan geografis tersebut dan pada akhirnya berhasil. Sihir Shaod kembali bekerja dan Elantris kembali menjadi kota yang indah dan penuh kedamaian. Penduduknya tidak lagi berpenyakit dan bercahaya serta memiliki kekuatan. Raoden bertemu dengan Putri Sarene dan hidup bahagia bersama.
Pendapat mimin...
Yak jadi itu dia cerita singkat dari novel Elantris ini. Cerita yang sebenarnya tidak sesimpel itu yaa. Lebih seru dan banyak detail-detail yang dijelaskan terkait perasaan, suasana, kejadian, nama, tempat dan lain-lain. Sebagai penggemar novel fiksi, fantasi, science fiction saya sangat menyukai novel ini. Novel ini bagus, alur ceritanya juga jelas, penggambaran kondisi, keadaan, suasana, tempat sangat baik sehingga dapat terbayang kejadiannya seperti apa. Namun, novel ini dicetak di kertas buram, sehingga mungkin banyak yang tidak akan tertarik untuk membelinya ya. Tapi percaya deh, novelnya bagus. Jangan liat dari tampilannya yaaa.
So, masih penasaran dengan cerita sebenarnya kaya apa? Segera beli bukunya ya. Sebelum habis dan ga dicetak lagi. Di New York Times aja udah Best Seller loh. Ga mungkin kan kalo ceritanya ga bagus. Dan inget, beli buku ORI yaa jangan yang KW. Hargai penulisnya.
Kalau ada novel yang pengen kalian minta mimin review boleh lhooo. Tinggal komen aja, siapa tau besok-besok akan mimin review novelnya :D

Komentar
Posting Komentar